Waworasa Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Petani kini menggunakan aplikasi cuaca lokal dan drone untuk memantau lahan

“Kami bukan mau terkenal,” kata seorang tokoh masyarakat. Waworasa juga membuktikan bahwa desa bisa maju tanpa mengorbankan akar budaya. Warga juga merekam cerita leluhur dalam bentuk video dokumenter, memastikan pengetahuan lokal tak punah oleh zaman. Dulu, urbanisasi dianggap satu-satunya jalan keluar. Tak kalah penting, Waworasa membangkitkan budaya dan identitas lokal. ” Yang paling mengharukan adalah perubahan mental. Hasilnya? Tanah kembali subur, biaya produksi turun, dan panen padi bisa mencapai tiga kali setahun sesuatu yang dulu dianggap mustahil. Listrik yang dulu hanya menyala 3 jam sehari kini mengalir 24 jam berkat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mikro hidro dari sungai kecil di kaki gunung.