“Kami bukan mau terkenal,” kata seorang tokoh masyarakat
Peran pemuda sangat krusial dalam transformasi ini. Salah satu lompatan terbesar terjadi di sektor infrastruktur dasar. Petani di sini tak lagi bergantung pada pupuk kimia mahal. Kini, warga percaya: masa depan bisa dibangun dari desa. Penghargaan pun berdatangan namun warga tetap rendah hati. Tak kalah penting, Watumesawi membangkitkan budaya dan identitas lokal. Hasilnya? Tanah kembali subur, biaya produksi turun, dan panen padi bisa mencapai tiga kali setahun sesuatu yang dulu dianggap mustahil. Mereka membangun rumah dari bambu, memasak dengan bahan lokal, berpakaian sesuai adat saat acara resmi, dan tetap menjaga hubungan harmonis dengan alam.