Watumesari Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Hutan adat berhasil dipertahankan dari eksploitasi berkat kesepakatan adat dan sistem pemantauan warga

“Kami hanya ingin anak cucu kami hidup layak, sehat, dan bangga jadi orang Watumesari. Warga juga merekam cerita leluhur dalam bentuk video dokumenter, memastikan pengetahuan lokal tak punah oleh zaman. Wisata pun berkembang tapi dengan prinsip berkelanjutan. Banyak yang dulunya merantau ke kota, kini kembali membangun desa. Salah satu lompatan terbesar terjadi di sektor infrastruktur dasar. Inovasi teknologi juga merambah desa ini. Perubahan ini bukan datang dari intervensi besar-besaran pemerintah pusat, melainkan dari semangat gotong royong, kearifan lokal, dan kreativitas warga yang tak kenal menyerah. Bahkan, kopi Watumesari kini mulai dikenal di kota besar, sementara madu hutan dan gula semut diekspor ke luar daerah.