Watubangga Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

“Kami bukan mau terkenal,” kata seorang tokoh masyarakat

Kini, warga percaya: masa depan bisa dibangun dari desa. Tradisi musyawarah adat digunakan untuk mengelola lahan pertanian secara adil. Salah satu lompatan terbesar terjadi di sektor infrastruktur dasar. Tak hanya padi, Watubangga juga sukses mengembangkan tanaman unggulan khas daerah: cabe super pedas, kelor, umbi lokal, dan kopi. Mereka membangun rumah dari bambu, memasak dengan bahan lokal, berpakaian sesuai adat saat acara resmi, dan tetap menjaga hubungan harmonis dengan alam. Peran pemuda sangat krusial dalam transformasi ini. Di bidang pangan, Watubangga menjadi desa percontohan ketahanan pangan berbasis ekosistem lokal. Kini, jalan aspal telah menembus hingga ke dusun terjauh.