Lawulo Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Hasilnya? Tanah kembali subur, biaya produksi turun, dan panen padi bisa mencapai tiga kali setahun sesuatu yang dulu dianggap mustahil

” Yang paling mengharukan adalah perubahan mental. “Kami bukan mau terkenal,” kata seorang tokoh masyarakat. Yang mengesankan, Lawulo tak melupakan lingkungan dalam proses pembangunannya. Ini kenyataan. Sebuah desa kecil yang membuktikan bahwa pembangunan sejati dimulai dari bawah, dari akar, dari desa. Listrik yang dulu hanya menyala 3 jam sehari kini mengalir 24 jam berkat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mikro hidro dari sungai kecil di kaki gunung. Jalan setapak berlumpur membuat distribusi hasil tani tersendat, anak-anak kesulitan ke sekolah, dan akses kesehatan nyaris mustahil. Tak hanya padi, Lawulo juga sukses mengembangkan tanaman unggulan khas daerah: cabe super pedas, kelor, umbi lokal, dan kopi.