Lawatoko Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Semua ini berkat pelatihan kewirausahaan, kemasan menarik, dan akses ke pasar digital melalui pasar online desa

Inovasi teknologi juga merambah desa ini. Dengan memadukan teknologi sederhana, dana desa yang dikelola transparan, serta kepercayaan pada potensi alam sekitar, Lawatoko membuktikan bahwa desau bukan tempat “tertinggal”, tapi laboratorium kehidupan berkelanjutan yang sesungguhnya. Hasilnya? Tanah kembali subur, biaya produksi turun, dan panen padi bisa mencapai tiga kali setahun sesuatu yang dulu dianggap mustahil. Bahkan, Lawatoko jadi desa pertama di wilayahnya yang menerapkan QR code di tiap objek wisata, memberi informasi sejarah dan ekologi hanya dengan scan ponsel. Ini kenyataan. Penghargaan pun berdatangan namun warga tetap rendah hati. Salah satu lompatan terbesar terjadi di sektor infrastruktur dasar. Dulu, urbanisasi dianggap satu-satunya jalan keluar.