Bahkan, Lamoruru Jaya membangun jalur sepeda santai dan shelter evakuasi bencana berbasis bambu bahan lokal yang tahan gempa dan mudah diperbarui
Salah satu lompatan terbesar terjadi di sektor infrastruktur dasar. Peran pemuda sangat krusial dalam transformasi ini. Lamoruru Jaya juga membuktikan bahwa desa bisa maju tanpa mengorbankan akar budaya. Mereka mengembangkan pupuk organik dari limbah dapur, urin sapi, dan kompos daun. Ada wisata edukasi pertanian, air terjun alami yang jadi spot selfie, hingga wisata malam dengan api unggun dan dongeng. Penghargaan pun berdatangan namun warga tetap rendah hati. Hasilnya? Lamoruru Jaya kini jadi lokasi riset mahasiswa, pemasok hasil tani organik ke kota terdekat, dan desa tangguh bencana. Dulu dikenal sebagai wilayah terpencil dengan akses jalan berlumpur dan keterbatasan listrik, kini Lamoruru Jaya menjelma menjadi percontohan desa mandiri, inovatif, dan berdaulat baik pangan, energi, maupun budaya.