Lamoruru Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Bagi mereka, membangun desa bukan keterpaksaan tapi pilihan penuh makna

Wisata pun berkembang tapi dengan prinsip berkelanjutan. Hidup di Lamoruru mengajarkan bahwa kemajuan bukan soal gedung tinggi, tapi kualitas hidup yang seimbang. Bahkan, kopi Lamoruru kini mulai dikenal di kota besar, sementara madu hutan dan gula semut diekspor ke luar daerah. Lamoruru Bangkit: Potret Nyata Transformasi Desa di Jantung Indonesia Di balik perbukitan hijau dan aliran sungai jernih, tersembunyi sebuah desa yang diam-diam menjadi kiblat pembangunan desa berkelanjutan: Lamoruru. Listrik yang dulu hanya menyala 3 jam sehari kini mengalir 24 jam berkat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan mikro hidro dari sungai kecil di kaki gunung. Hasilnya? Lamoruru kini jadi lokasi riset mahasiswa, pemasok hasil tani organik ke kota terdekat, dan desa tangguh bencana. Tak hanya padi, Lamoruru juga sukses mengembangkan tanaman unggulan khas daerah: cabe super pedas, kelor, umbi lokal, dan kopi. Penghargaan pun berdatangan namun warga tetap rendah hati.