Lamorada Bangkit: Transformasi Desa di Jantung Indonesia

Ilustrasi Desa

Hidup di Lamorada mengajarkan bahwa kemajuan bukan soal gedung tinggi, tapi kualitas hidup yang seimbang

Hasilnya? Tanah kembali subur, biaya produksi turun, dan panen padi bisa mencapai tiga kali setahun sesuatu yang dulu dianggap mustahil. Inovasi teknologi juga merambah desa ini. Bahkan, Lamorada membangun jalur sepeda santai dan shelter evakuasi bencana berbasis bambu bahan lokal yang tahan gempa dan mudah diperbarui. Hasilnya? Lamorada kini jadi lokasi riset mahasiswa, pemasok hasil tani organik ke kota terdekat, dan desa tangguh bencana. Jalan setapak berlumpur membuat distribusi hasil tani tersendat, anak-anak kesulitan ke sekolah, dan akses kesehatan nyaris mustahil. Tak hanya padi, Lamorada juga sukses mengembangkan tanaman unggulan khas daerah: cabe super pedas, kelor, umbi lokal, dan kopi. Lamorada Bangkit: Potret Nyata Transformasi Desa di Jantung Indonesia Di balik perbukitan hijau dan aliran sungai jernih, tersembunyi sebuah desa yang diam-diam menjadi kiblat pembangunan desa berkelanjutan: Lamorada. Bahkan, Lamorada jadi desa pertama di wilayahnya yang menerapkan QR code di tiap objek wisata, memberi informasi sejarah dan ekologi hanya dengan scan ponsel.