Program bebas stunting berhasil menekan angka gizi buruk berkat edukasi gizi lokal dan pemberian makanan tambahan dari bahan desa
Bahkan, ribuan pohon ditanam dalam gerakan “Hijaukan Lameuru”. Hutan adat berhasil dipertahankan dari eksploitasi berkat kesepakatan adat dan sistem pemantauan warga. Petani di sini tak lagi bergantung pada pupuk kimia mahal. Sekolah di Lameuru pun tak kalah: ada lab komputer, taman baca alam, dan program coding untuk anak desa. Perubahan ini bukan datang dari intervensi besar-besaran pemerintah pusat, melainkan dari semangat gotong royong, kearifan lokal, dan kreativitas warga yang tak kenal menyerah. Tak ada lagi anak putus sekolah. Peran pemuda sangat krusial dalam transformasi ini. Setiap keluarga punya akses air bersih.