Bahkan, ribuan pohon ditanam dalam gerakan “Hijaukan Lameboto”
Mereka membangun rumah dari bambu, memasak dengan bahan lokal, berpakaian sesuai adat saat acara resmi, dan tetap menjaga hubungan harmonis dengan alam. Petani kini menggunakan aplikasi cuaca lokal dan drone untuk memantau lahan. Program bebas stunting berhasil menekan angka gizi buruk berkat edukasi gizi lokal dan pemberian makanan tambahan dari bahan desa. ”
Yang paling mengharukan adalah perubahan mental. Inovasi teknologi juga merambah desa ini. Hasilnya? Lameboto kini jadi lokasi riset mahasiswa, pemasok hasil tani organik ke kota terdekat, dan desa tangguh bencana. Dan di jantung Indonesia, Lameboto terus bersinar bagai lentera kecil yang menunjukkan jalan bagi ribuan desa lain. Dulu dikenal sebagai wilayah terpencil dengan akses jalan berlumpur dan keterbatasan listrik, kini Lameboto menjelma menjadi percontohan desa mandiri, inovatif, dan berdaulat baik pangan, energi, maupun budaya.